Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Upacara HUT RI ke 71 Tahun di Provinsi Papua

Gambar
It’s me…. Hari ini bangsa kita berulang tahun yang ke 71 tahun.  Untuk usia ke 71 tahun semestinya bangsa ini sudah maju seharusnya uda gak ada kerusuhan disana sini terkait ras,uda gak ada yang demo karena pemimpin agamanya minoritas,uda gak ada yang hidup dibawah garis kemiskinan (yah..minimal pas di garis kemiskinanlah), pemerataan pembangunan  dari sabang sampai merauke (gak hanya di pulau jawa), terus…wait..wait.. kok saya jadi ngomongnya politik ya?? Tenang aja para reader blog kece ini,saya gak akan membahas yang berat-berat.Kali ini saya mau menceritakan pengalaman mengikuti upacara kemerdekan RI yang ke 71..so duduk manis matikan lampu (jika kalian membaca ini di pagi hari untuk  penghematan listrik agar PLN tidak memadamkan listrik tiap hari) dan nikmatilah pengalamanku ini Hope ur enjoy.....

telkomsel..oh telkomsel..

Gambar
It's me... uda lebih 1 bulan internet di jayapura yang menggunakan  jasa telkomsel lemot seperti siput yang sedang terkena demam..lemoootttt banget, usut punya usut kabel optik di laut putus akibat gempa, silakan baca  http://tabloidjubi.com/2016/06/27/jaringan-telkomsel-putus-lagi-general-manajer-minta-maaf/ dikatakan kurang lebih 38 hari untuk mengembalikan seperti semula,ya ok lah jaringan putus karena alam (gak ada yang bisa menyalahkan alam), tetapi yang paling mengesalkan uda tau jaringannya lagi bermasalah selalu aja  mengirimkan sms broadcast untuk mengaktifkan paket data internet, ini bego atau kurang kerjaan? kalau alasannya sms broacast  random gak masuk akal , kan nomor hp berdasarkan  area wilayah masa gak bisa dibedakan?? ngapain pake dibedakan per wilayah kalau gitu??? uda papua masuk wilayah 10 paling mahal paket internetnya tapi giliran bermasalah, penanganan malah dikasih sms broadcast  untuk mengaktikan paket data, data anda sudah...

Nembak

Gambar
C imet sekarang sudah akil balik, adrenalin melonjak tak karuan saat berada dekat dengan rostia, Yup Cimet uda mulai merasakan benih benih cinta seperti percikan percikan listrik yang membuat hati bergetar dengan rostia, dan cimet sebagai pria sejati ingin mengutarakan perasaannya kepada rostia, m aka sebelum berangkat sekolah Cimet sudah membulatkan tekat,menyingsingkan lengan baju,memantapkan rencana untuk melakukan penembakan saat pulang sekolah. Jam menunjukan pukul 07:15 dan pelajaran belum di mulai karena guru sejarah belum menunjukkan batang hidungnya,sambil menunggu pelajaran sejarah cimet bermain tebak-tebakan dengan teman sebangkunya